>

Dalam bukunya “Mabadiul Mufidah fy at-Tauhid wa Al Fiqih wa Al-Manhaj” Asy Syaikh hafizahullohu menjelaskan kepada kita tentang satu perkara yakni dimanakah Alloh. Selama ini banyak pendapat yang berkembang bahwa ada yang menyebut Alloh itu berada di atas langit. Ada juga yang menyebut Alloh ada di dalam hati kita. Ada pula yang menyebut Alloh ada di mana-mana. Pertanyaannya, yang manakah yang benar?
Dimanakah Alloh?
Alloh ada di atas langit, beristiwa’ (bersemayam) di atas ‘Arsy-Nya. Dalilnya Firman Alloh Subhanahu Wa Ta’ala:
أَأَمِنْتُمْ مَنْ فِي السَّمَاءِ أَنْ يَخْسِفَ بِكُمُ الأرْضَ فَإِذَا هِيَ تَمُورُ
“Apakah kamu merasa aman terhadap Alloh yang ada di langit bahwa Dia akan menjungkir balikkan bumi bersama kamu, sehingga dengan tiba-tiba bumi itu berguncang?” (QS. Al-Mulk: 16).

Alloh Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
الرَّحْمَنُ عَلَى الْعَرْشِ اسْتَوَى
“Ar Rahman (Alloh yang Maha Pemurah) beristiwa’ di atas ‘Arsy” (QS. Thaha: 5).
Dan hadits Abu Hurairah rodhiyallohu ‘anhu, bahwa Nabi Shollallohu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda:
“Robb kita Tabaraka Wa Ta’ala turun setiap malam ke langit dunia tatkala sepertiga malam terakhir, seraya mengatakan: “Barangsiapa yang berdo’a kepada-Ku pasti akan Aku kabulkan, barangsiapa yang meminta kepada-Ku pasti akan Aku beri dan barangsiapa yang meminta ampun kepada-Ku niscaya akan Aku ampuni.”
(Muttafaq ‘Alaihi)
Pelajaran yang bisa kita ambil dari pembahasan ini adalah:
  1. Alloh Subhanahu Wa Ta’ala ada di atas langit.
  2. Alloh Subhanahu wa Ta’ala beristiwa’ (bersemayam) di atas ‘Arsy.
  3. Sepertiga malam terakhir merupakan salah satu waktu dikabulkannya do’a seorang Hamba Alloh.
Wallohu A’lam bi Showab.