>

Kajian ini diambil dari buku “Bekal Bagi Penuntut Ilmu” karya 3 ulama, yakni Asy Syaikh Abdullah bin Shalfiq Adh-Dhafiri, Syaikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin dan Asy Syaikh Muqbil bin Hadi Al Wadi’i rohimahullohu. Pada bagian pertama kita akan membahas “10 Bekal Menuntut Ilmu” yang ditulis oleh Asy Syaikh Abdullah bin Shalfiq Adh Dhafiri hafizahullohu. Tulisan beliau ini diberi pengantar oleh Syaikh Ahmad bin Yahya An Najmi hafizahullohu.
Insya Alloh kita akan terlebih dahulu membahas point ke-5 dari 10 Bekal Menuntut ilmu yaitu Hati yaitu Kecerdasan.
Kecerdasan yang ada pada diri seseorang terkadang memang sudah sebagai perangai yang Alloh berikan kepadanya dan terkadang ada karena diusahakan. Bagi orang yang sudah memiliki kecerdasan maka tinggal menguatkannya, namun apabila belum punya hendaknya ia melatih jiwanya untuk berusaha mendapatkan kecerdasan tersebut. Kecerdasan adalah sebab diantara sebab-sebab yang paling kuat membantu seseorang menggapai ilmu, memahami dan menghafalnya, memilah-milah permasalahan, menggabungkan dalil-dalil yang kelihatannya bertentangan dan yang selain dari hal itu. 
Pelajaran yang bisa kita ambil dari pembahasan yang amat singkat ini adalah:
  • Kecerdasan adalah sebab seseorang mendapatkan kemudahan untuk menelaah, menghafal dan mengkaji sebuah ilmu. 
  • Hendaknya kita berusaha untuk menggapai kecerdasan tersebut agar kita dimudahkan untuk dapat memahami satu persoalan maupun pembahasan ilmu. 

Wallohu A’lam bi Showab.