>

oleh: Asy Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz rohimahullohu
3076_1143182139341_1221117448_422297_6155155_n
Alloh Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
وَالَّذِينَ لا يَشْهَدُونَ الزُّورَ
“Dan orang-orang yang tidak menyaksikan az-zuur.”
Maksudnya adalah tidak menghadirinya. Az Zuur adalah kebatilan dan kemungkaran dari segala bentuk kemaksiatan maupun kekufuran. Mereka tidak menyaksikan (menghadiri)-nya. Bahkan mereka mengingkari dan memeranginya.
وَإِذَا مَرُّوا بِاللَّغْوِ مَرُّوا كِرَامًا
“Dan apabila mereka melewati perbuatan yang sia-sia, mereka lalui saja dengan menjaga kehormatan dirinya.” (QS. Al Furqan: 72).

 Mereka berpaling darinya sebagaimana di dalam ayat yang lain:
وَإِذَا سَمِعُوا اللَّغْوَ أَعْرَضُوا عَنْهُ وَقَالُوا لَنَا أَعْمَالُنَا وَلَكُمْ أَعْمَالُكُمْ سَلامٌ عَلَيْكُمْ
“Dan apabila mereka mendengar perkara yang sia-sia, mereka berpaling darinya dan mengatakan: Bagi kami amal-amal kami dan bagi kalian amal-amal kalian.” (QS. Al Qashash: 55).
وَالَّذِينَ إِذَا ذُكِّرُوا بِآيَاتِ رَبِّهِمْ لَمْ يَخِرُّوا عَلَيْهَا صُمًّا وَعُمْيَانًا
“Dan orang-orang yang apabila diberi peringatan dengan ayat-ayat Robb mereka, mereka tidaklah menghadapinya sebagai orang yang tuli dan buta.” (QS. Al Furqan: 73)
Bahkan mereka menghadapinya dengan penuh kekusyu’an, sikap penerimaan atasnya dan pengagungan kepada Alloh. Demikianlah seorang mukmin dan mukminah. Apabila mereka diberi peringatan dengan ayat-ayat Alloh, mereka khusyu’ terhadap yang demikian, menjadi lembut hati-hati mereka, mereka mengagungkan Robb mereka, menangis karena rasa takut kepada-Nya, mengharapkan pahala-Nya dan takut akan siksa-Nya. 
Sumber: Bimbingan Indah Seorang ‘Alim tentang Akhlaq Kaum Mukminin (Cermin Koreksi Mukmin Sejati). Penerbit: Darul Ilmi Yogyakarta.