>

oleh: Asy Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz rohimahullohu.
gigantic-tsunami
Dunia ini akan sirna dan datanglah hari akhir yaitu hari kiamat, dan ini merupakan suatu keniscayaan. Hari kiamat itu akan tiba dan Alloh akan membangkitkan hamba-hamba-Nya, sebagaimana Firman Alloh Ta’ala:
ثُمَّ إِنَّكُمْ بَعْدَ ذَلِكَ لَمَيِّتُونَ ثُمَّ إِنَّكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ تُبْعَثُونَ
“Kemudian, setelah itu, kamu sekalian benar-benar akan mati. Kemudian, sesungguhnya kamu sekalian akan dibangkitkan (dari kubur) di hari kiamat.” (QS. Al Mu’minun: 15-16).
Dan Alloh Ta’ala berfirman:
وَأَنَّ السَّاعَةَ آتِيَةٌ لا رَيْبَ فِيهَا وَأَنَّ اللَّهَ يَبْعَثُ مَنْ فِي الْقُبُورِ
“Dan sesungguhnya hari kiamat itu pastilah datang, tak ada keraguan padanya; dan bahwasannya Alloh akan membangkitkan semua orang di dalam kubur.” (QS. Al Hajj: 7).

Hari akhir adalah yaumul hisab wal jaza’ (hari perhitungan dan pembalasan), surga, neraka, al-mizan (timbangan), ash-shirath (jembatan), pemberian shuhuf (catatan amalan) dari arah kanan dan kiri, ditegakkannya timbangan dan penimbangan amalan-amalan. Kemudian setelah itu semua, berakhirlah manusia menuju surga atau neraka. Maka orang-orang yang beriman menuju surga, kebahagiaan dan kemuliaan. Sedangkan orang-orang kafir masuk ke dalam neraka dan adzab yang menghinakan. Nas-alulloha al’afiyah.
Sumber: Bimbingan Indah Seorang ‘Alim tentang Akhlaq Kaum Mukminin (Cermin Koreksi Mukmin Sejati). Penerbit: Darul Ilmi Yogyakarta.