>

oleh Dr. Imad Ali Abdus Sami’ hafizahullohu. 
Berkata Al Allamah As Sayid Abdullah Syabr yang biasa dikenal dengan As Sayyid Al A’zham Al Imad Al Agwam Allamatul Ulama wa Tujul Fuqaha Ra’isul Millah wa Ad Diin Jami’ Al Ma’qul Al Manqul Muhadzib Al furu’ wa Al Ushul dalam kitabnya Haqqul Yakin Fi Ma’rifati Ushuliddin, 2/1/88, Beirut:

“Adapun semua orang yang menyalahi imam dan orang yang tidak loyal dan tidak mendukung, serta tidak fanatik terhadap para imam, semisal Sayid Al Murtadha, maka mereka telah kafir di dunia dan akhirat, dan mereka termasuk orang kafir yang kekal di neraka kelak.”

Dari pendapat-pendapat tersebut, Anda bisa mengetahui bahwa aqidah Syi’ah telah jelas-jelas mengkafirkan Ahlus Sunnah. Karena itulah, mereka bebas memusuhi dan mengkhianati Ahlus Sunnah dan menghalalkan darah serta harta benda Ahlus Sunnah. Insya Alloh akan ada pembahasan tersendiri tentang Keyakinan Syi’ah tentang Kehalalan darah dan harta benda Ahlus Sunnah.

Diambil dari buku “Pengkhianatan-Pengkhianatan Syi’ah dan Pengaruhnya Terhadap Kekalahan Umat Islam.” Pustaka Al Kautsar Jakarta.