>

oleh: Jamal bin Furaihan Al Haritsi hafizahullohu
Telah diriwayatkan pula oleh Al Imam Ath Thabari pada III/4 dari Abdul Malik bin Abi Hurrah Al Hanafi, dia berkata:

“Bahwa Khalifah Ali pada suatu hari keluar dalam rangka berkhutbah. Tiba-tiba ketika beliau berkhutbah, (terdengar) seruan untuk berhukum dengan hukum Alloh yang dilakukan oleh kelompok Khawarij di sekitar masjid.”

Maka Khalifah Ali Menjawab, “Allohu Akbar! Sesungguhnya itu adalah ucapan yang benar, namun diinginkan dengannya suatu kebatilan…..”

Tiba-tiba melompatlah seseorang yang bernama Yazid bin Ashim Al Muharibi seraya berkata:

“Alhamdulillah, kami tidak pernah meninggalkan Robb kami dan tidak pernah pula kami merasa tidak butuh kepada-Nya. Wahai Ali, apakah engkau akan mengancam kami dengan pembunuhan! Demi Alloh ketahuilah sesungguhnya kami berharap bisa melemparkanmu ke neraka dalam waktu dekat tanpa ada maaf lagi. Pasti kalian akan mengetahui siapa di antara kita yang lebih pantas masuk ke neraka.”

Kemudian orang tersebut keluar bersama tiga orang kawannya dan ternyata mereka terbunuh bersama kelompok Khawarij dalam peristiwa An Nahr dan salah satu diantaranya juga terbunuh dalam peristiwa An Nukhailah
Diambil dari buku “Mengidentifikasi Neo Khawarij sebagai Sejelek-Jelek Mayat di Kolong Langit.” Pustaka Qoulan Sadida Malang.